Minggu, 27 Maret 2016

Marak Judi, Kapolres Tulungagung Jawa Timur Tutup Mata


TULUNGAGUNG – Judi Diwilayah hokum Polres Tulungagung Jawa Timur semakin marak.Polisi jelas Tutup  mata alias membiarkan. Perjudian di Tulungagung seakan bebas keberadanya baik siang maupun malam.
           Ibarat jamur yang tumbuh dimusim hujan, keberadaan judi  tidak hanya sebatas di Kota Tulungagung, melainkan juga sudah merambah hingga kepelosok Desa. Kejadian ini sudah berlangsung lama, bahkan selama tahun 2015 hingga masuk tahun 2016 ini.Bentuk perjudian yang ada di kota marmer ini beragam,dari judi kletek,sabung ayam,dan juga togel.
hanya sedikit bandar togel atau judi kletek,sabung ayam didaerah ini yang diamankan pihak
kepolisian Tulungagung.
          “Maraknya pe rjudian di tengah masyarakat Tulungagung saat ini sebagai akibat dari lemahnya pengawasan yang dilakukan aparat kepolisian setempat,” ungkap sumber yang tidak mau namanya dikorankan.
          Menurut penilaiannya, kondisi yang terjadi saat ini aparat penegak hukum seolah-olah tidak peduli dengan penyakit masyarakat yang satu ini. Lebih tegas lagi, Sumber Tajuk berita  menilai aparat seakan menutup mata dengan maraknya judi ditengah masyarakat. Dikatakannya, aparat seharusnya bisa memperhatikan dampak yang akan ditimbulkan bila ini terus dibiarkan.
          Maraknya judi Di Tulungagung ini,dianggap Kapolres Tidak mampu untuk melakukan
penegakan hukujm “Apa bedanya aktivitas  Peredaran Minuman Keras dengan Judi
baik kletek,togel,sabung ayam, kenapa pengamanannya berbeda?,” tanya Sumber Tajuk.
Terkait Judi di Tulungagung,  berharap agar aparat dapat mengambil tindakan tegas secepatnya, terutama dengan menangkap Bandar judi tersebut. Bahkan sumber ini mengingatkan apabila
ditemukan ada Oknum aparat terlibat, agar juga dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku.
“Dalam memberikan tindakan, aparat jangan pandang bulu. Bahkan bila ditemukan oknum
atasan sekalipun mesti diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.
          Rakyat Terbuai, Aparat Duduk Manis
Sementara, gd (inisial), salah seorang pecandu judi  di Tulungagung yang ditemui
wartawan ini disalahsatu Warung Kopi menuturkan jika aktivitas judi Togel,Kletek,Sabung Ayam di Tulungagung sudah berlangsung sejak lama. Aktivitas judi dapat dijumpai setiap hari termasuk hari jumat . gd mengatakan, apa yang menjadi daya tarik judi ,salah satunya togel ini
adalah iming-iming bayarannya yang menggiurkan.
           Dimana, dengan memasang Rp.1000 untuk 2angka akan mendapat bayaran sebesar Rp.70 ribu. Jika tebakan tiga angka benar, Rp.1000 akan dikenakan bayaran sebesar Rp.400ribu. Lebih menggiurkan lagi, bila tebakan empat angka tepat, dari uang Rp.1000 akan dikenai bayaran Rp.2,5 juta. Saat ditanya lebih lanjut, mengenai darimana nomor-nomor yang dipasangnya tersebut diketahui tepat atau tidak, Ia mengatakan jikahal itu bisa diketahui dari para calo-calo nomor yang melayani para pemasang. Biasanya mereka dapat ditemui diwarung kopi terkadang juga ada yang langsung turun ke kampung.
          “Pengalaman selama beberapa kali memasang angka, saya jarang kena. Malahan sering kena makan oleh bandar,” katanya lugu. Sampai detik ini, Gd, tak mengetahui siapa yang menjadi Bandar Togel ,Kletek yang tersebar hampir diseluruh Wilayah Hukum Polres Tulungagung. Katanya, mengetahui bandar togel di Tulungagung itu bukan tugasnya, melainkan tugas aparat kepolisian.
          Dari informasi yang diterima Tajuk Berita,saat ini beberapa tokok masyarakat sudah siap mengadukan masyalah maraknya judi Di Tulungagung ini kepada Institusi Polisi yang lebih tinggi yakni Polda dan Mabes Polri. Sementara saat dikonfirmasi ,Kapolres Tulungagung masih ada acara diluar kota.(ayu ) Bersambung



Tidak ada komentar:

Posting Komentar